Merintis Usaha Baru dan Pengembangan Usaha
Cara Merintis Bisnis atau Usaha Baru
Aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam melakukan usaha baru adalah :
a) Mencari peluang usaha baru : memperbaiki dan mengembangkan usaha
lama, dan jenis usaha yang pernah dilakukan
b) Pembiayaan : mengidentifikasi pendanaan – jumlah dan sumber-sumber
dana,
c) SDM ( Sumber Daya Manusia ) : merinci tenaga kerja yang dimiliki dan akan dipergunakan,
d) Kepemilikan : penekanan pada peran-peran para pihak dalam pelaksanaan
usaha,
e) Organisasi : pembagian kerja diantara tenaga kerja yang dimiliki,
f) Kepemimpinan : kejujuran, agama, tujuan jangka panjang, proses manajerial
(POAC)
g) Pemasaran : meliputi lokasi dan tempat usaha.
lama, dan jenis usaha yang pernah dilakukan
b) Pembiayaan : mengidentifikasi pendanaan – jumlah dan sumber-sumber
dana,
c) SDM ( Sumber Daya Manusia ) : merinci tenaga kerja yang dimiliki dan akan dipergunakan,
d) Kepemilikan : penekanan pada peran-peran para pihak dalam pelaksanaan
usaha,
e) Organisasi : pembagian kerja diantara tenaga kerja yang dimiliki,
f) Kepemimpinan : kejujuran, agama, tujuan jangka panjang, proses manajerial
(POAC)
g) Pemasaran : meliputi lokasi dan tempat usaha.
Pengembangan Usaha
Pengembangan suatu usaha adalah tanggung jawab dari setiap pengusaha atau wirausaha yang membutuhkan pandangan kedepan, motivasi, dan kreativitas (Anoraga, 2007:66).
1. Prinsip Pengembangan Usaha
Kita perlu memahami mengenai prinsip-prinsip pengembangan usaha, demi keberlanjutan sebuah usaha, yaitu :
A. Peduli
Peduli dan peka terhadap segala hal yang terjadi dalam
lingkungannya serta selalu memelihara rasa cinta kasih sesama.
B. Positif dan Antusias
Selalu antusias dalam berpikir dan bertindak demi mencapai
tujuan berusaha. Namun segala pemikiran dan tindakan tersebut bersifat positif
demi menjaga kelangsungan usaha.
C. Inisiatif
Memiliki inisiatif dalam menjalankan usaha berdasarkan motivasi yang kuat untuk maju dan mencapai tujuan tanpa menunggu komando, dan tanpa menyimpang dari kebijakan
perusahaan atau negara.
D. Rendah Hati
Berusaha selalu optimis dalam setiap
langkah, namun tidak sombong dan selalu menghargai serta menghormati orang
lain.
E. Kreatif dan Inovatif
Selalu kreatif dalam berusaha dengan melakukan berbagai inovasi agar dapat memenangkan persaingan dan menjadi leader dalam lingkungannya.
F. Komunikatif
Memiliki kemampuan berkomunikasi dengan menguasai tekniknya secara baik, sehingga mampu menyampaikan segala informasi yang diperlukan tanpa menimbulkan kesalahpahaman.
G. Kerjasama
Mampu menjalin kerjasama untuk menggalang kemitraan dengan semua kalangan dalam menjalankan tugas agar sukses mencapai tujuan.
H. Disiplin dan Bertanggungjawab
Memiliki rasa tanggungjawab yang besar terhadap kelangsungan hidup kegiatan usaha. Untuk itu, diperlukan disiplin yang tinggi dalam menjalankan semua peraturan atau ketentuan demi mencapai tujuan.
I. Komitmen dan Tabah
Memiliki komitmen yang tinggi terhadap semua keputusan atau peraturan dan kesepakatan yang telah ditetapkan serta bertanggungjawab melaksanakan tanpa tawar-menawar.
J. Produktif
Bekerja secara profesional, tekun dan sungguhsungguh untuk mencapai hasil yang maksimal.
Kita perlu memahami mengenai prinsip-prinsip pengembangan usaha, demi keberlanjutan sebuah usaha, yaitu :
A. Peduli
Peduli dan peka terhadap segala hal yang terjadi dalam
lingkungannya serta selalu memelihara rasa cinta kasih sesama.
B. Positif dan Antusias
Selalu antusias dalam berpikir dan bertindak demi mencapai
tujuan berusaha. Namun segala pemikiran dan tindakan tersebut bersifat positif
demi menjaga kelangsungan usaha.
C. Inisiatif
Memiliki inisiatif dalam menjalankan usaha berdasarkan motivasi yang kuat untuk maju dan mencapai tujuan tanpa menunggu komando, dan tanpa menyimpang dari kebijakan
perusahaan atau negara.
D. Rendah Hati
Berusaha selalu optimis dalam setiap
langkah, namun tidak sombong dan selalu menghargai serta menghormati orang
lain.
E. Kreatif dan Inovatif
Selalu kreatif dalam berusaha dengan melakukan berbagai inovasi agar dapat memenangkan persaingan dan menjadi leader dalam lingkungannya.
F. Komunikatif
Memiliki kemampuan berkomunikasi dengan menguasai tekniknya secara baik, sehingga mampu menyampaikan segala informasi yang diperlukan tanpa menimbulkan kesalahpahaman.
G. Kerjasama
Mampu menjalin kerjasama untuk menggalang kemitraan dengan semua kalangan dalam menjalankan tugas agar sukses mencapai tujuan.
H. Disiplin dan Bertanggungjawab
Memiliki rasa tanggungjawab yang besar terhadap kelangsungan hidup kegiatan usaha. Untuk itu, diperlukan disiplin yang tinggi dalam menjalankan semua peraturan atau ketentuan demi mencapai tujuan.
I. Komitmen dan Tabah
Memiliki komitmen yang tinggi terhadap semua keputusan atau peraturan dan kesepakatan yang telah ditetapkan serta bertanggungjawab melaksanakan tanpa tawar-menawar.
J. Produktif
Bekerja secara profesional, tekun dan sungguhsungguh untuk mencapai hasil yang maksimal.
2. Tahapan Pengembangan Usaha
Menurut Pandji Anoraga (2007:90), ada beberapa tahapan pengembangan usaha antara lain:
Menurut Pandji Anoraga (2007:90), ada beberapa tahapan pengembangan usaha antara lain:
A. Identifikasi Peluang
Perlu mengidentifikasi peluang dengan didukung data dan informasi. Informasi biasanya dapat diperoleh dari berbagai sumber seperti:
Perlu mengidentifikasi peluang dengan didukung data dan informasi. Informasi biasanya dapat diperoleh dari berbagai sumber seperti:
1. Rencana Perusahaan
2. Saran dan usul manajemen kecil
3. Program dan pemerintah
4. Hasil berbagai riset peluang usaha
5. Kadin atau asosiasi usaha sejenis
2. Saran dan usul manajemen kecil
3. Program dan pemerintah
4. Hasil berbagai riset peluang usaha
5. Kadin atau asosiasi usaha sejenis
B. Merumuskan Alternatif Usaha
Setelah informasi berkumpul dan dianalisis maka pimpinan perusahaan atau manajer usaha dapat dirumuskan usaha apa saja yang mungkin dapat dibuka.
Setelah informasi berkumpul dan dianalisis maka pimpinan perusahaan atau manajer usaha dapat dirumuskan usaha apa saja yang mungkin dapat dibuka.
C. Seleksi Alternatif
Alternatif yang banyak selanjutnya harus dipilih satu atau beberapa alternatif yang terbaik dan prospektif. Untuk usaha yang prospektif dasar pemilihannya antara lain dapat menggunakan kriteria sebagai berikut:
1. Ketersediaan Pasar
2. Resiko Kegagalan
3. Harga
Alternatif yang banyak selanjutnya harus dipilih satu atau beberapa alternatif yang terbaik dan prospektif. Untuk usaha yang prospektif dasar pemilihannya antara lain dapat menggunakan kriteria sebagai berikut:
1. Ketersediaan Pasar
2. Resiko Kegagalan
3. Harga
D. Pelaksanaan Altenatif Terpilih
Setelah penentuan alternatif maka tahap selanjutnya pelaksanaan usaha yang terpilih.
Setelah penentuan alternatif maka tahap selanjutnya pelaksanaan usaha yang terpilih.
E. Evaluasi
Evaluasi dimaksud untuk memberikan koreksi dan perbaikan terhadap usaha yang dijalankan. Di samping itu juga diarahkan untuk dapat memberikan masukan bagi perbaikan pelaksanaan usaha selanjutnya.
Evaluasi dimaksud untuk memberikan koreksi dan perbaikan terhadap usaha yang dijalankan. Di samping itu juga diarahkan untuk dapat memberikan masukan bagi perbaikan pelaksanaan usaha selanjutnya.
Daftar Pustaka
Gede Sandiasa.2009.Kewirausahaan.Bali: Universitas Panji Sakti
http://Repository.usu.ac.id/bitstream/1234
Gede Sandiasa.2009.Kewirausahaan.Bali: Universitas Panji Sakti
http://Repository.usu.ac.id/bitstream/1234